7 Alasan Mengapa Banyak Orang Lebih Memilih Tidak Memiliki Pasangan

Sebagian besar orang barangkali pilih untuk saffrons spice punyai pasangan. Namun tidak semua orang memerlukan pasangan untuk menjadi lengkap. Faktanya, banyak orang lebih suka jadi lajang. Mereka melihatnya sebagai keuntungan, bukan sumber rasa sakit dikarenakan mereka tahu apa yang paling baik untuk mereka. 

Seseorang yang lebih suka melajang dalam jangka pendek atau jangka panjang barangkali menjadi tersedia begitu banyak peluang dan manfaat yang mereka rasakan. Pasalnya bagi sebagian besar orang, lajang bukan perihal kesepian, tapi perihal pemberdayaan diri. Berikut ini deretan alasan mengapa orang lebih pilih untuk melajang dilansir dari Mystical Raven:

Dapat Memperluas Persahabatan

Semua orang pernah mengalaminya. Seorang teman menikah atau menjalin hubungan dan berkomitmen dengan pasangan. Membuat mereka menjadi memfokuskan semua daya mereka pada pasangan mereka dan akibatnya harus menghindari dengan sahabat mereka. Namun menurut sebuah penelitian di jurnal Contexts, para lajang lebih memperhatikan teman dan bagian keluarga mereka, juga memperkuat hubungan saudara mereka. Mereka juga cenderung punyai rentang teman dekat yang lebih beragam, menurut sebuah studi.

Mencintai Diri Sendiri

Ketidakamanan, trauma, dan ada masalah cenderung mengurangi harga diri orang. Namun, melajang baik dalam jangka pendek atau panjang, adalah saat yang pas untuk mendapatkan diri sendiri lagi.

Penting untuk meluangkan saat untuk menaikkan kualitas diri dan mendapatkan kembali apa yang Anda sukai dari diri Anda sendiri. Bagaimanapun, Anda adalah orang yang tetap Anda butuhkan untuk hidup dengan sepanjang sisa hidup Anda. Pasangan mampu singgah dan pergi, tapi Anda harus memastikan bahwa Anda mencintai diri sendiri khususnya dahulu.

Fokus pada Karier

Banyak orang lebih suka melajang untuk mengejar karier. Mereka menikmati pekerjaan mereka semua dan beroleh kepuasan besar dari itu. Seringkali ini adalah karier impian mereka, dan mereka bekerja keras untuk meraih apa yang mereka mampu sekarang. Mereka juga mampu lakukan perjalanan lebih banyak dan mengambil alih liburan yang lebih lama dan layak.

Menghindari Stres

Hubungan mampu membawa dampak stres. Ini melibatkan dua orang yang coba mengumpulkan hidup mereka, dan tersedia banyak halangan yang harus diselesaikan. Dan lantas tersedia tekanan dikarenakan berada dalam suatu hubungan yang menukik tajam. Meskipun jadi lajang menghadirkan urutan stres yang unik, mereka mampu menghindari kegelisahan dan frustasi dikarenakan pasangan.

Eksplor Hobi dan Minat

Kesendirian beri tambahan banyak peluang untuk mengeksplorasi hal-hal baru. Ini mampu berupa mempelajari keterampilan baru, bepergian, atau bereksperimen dengan beragam hobi. Para lajang mampu terjun ke pengalaman yang tidak sama dan belajar lebih banyak perihal diri mereka sendiri dalam prosesnya.

Kesehatan yang Lebih Baik

Studi tunjukkan bahwa orang lajang lebih banyak berolahraga daripada yang udah menikah. Sebuah belajar yang diterbitkan dalam Journal of Marriage and Family tunjukkan bahwa orang yang bercerai lebih banyak berolahraga daripada teman mereka yang menikah. 

Namun, orang yang melajang paling banyak punyai saat berolahraga. Ini masuk akal dikarenakan banyak orang lajang lebih gampang lakukan rutinitas. Mereka mendapat peluang untuk melindungi diri mereka sendiri dengan baik alih-alih harus berkompromi dengan pasangan.

Alasan Kesehatan Mental

Tentunya kala orang idamkan fokus melindungi kesehatan mental, mereka harus menekankan diri sendiri. Mereka tidak harus mengatakan diri mereka sendiri kepada siapa pun, dan masalah mental seringkali sulit dipahami orang lain terkecuali mereka tidak pernah mengalaminya. Tetap saja, para lajang mampu beroleh pemberian dari teman dan bagian keluarga sambil bekerja lewat perjuangan ini di saat mereka sendiri.